Blog dibuat untuk bahan pelajaran dan manfaat untuk yang lain, juga untuk mendapat ridho dari Allah atas ilmu yang telah diamanahkan

Wedding series #2 , ust Nudzul Dzikry, LC

Apr
28


           Wedding Series #2
         “Saat Aku Menemukanmu”
      Ust Muhammad Nuzul Dzikry , LC
              22 Jumadil Ula 1436H 

 Materi 
》Ketika kita menemukan seorang yang kita rasa bisa mendampingi  hidup kita , apa yang harus kita lakukan hingga Allah ridho kepada kita

 At talaq : 2
” ….. Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.”

Maka , Langkah langkah kita setelah menemukan seseorang  yang kita yakini bisa  mendampingi kita adalah

   Pastikan langkah  langkah kita sesuai dengan apa yang Allah syariatkan seperti yang telah di sampaikan di #1 (metode syar’i)
》tanpa pacaran
》Jika proses ini ingin berakhir  dengan ridho Allah harus dengan cara yang Allah ridhoi ketika mencapainya.
》Bagaimana jika kita sudah terlanjur punya pacar atau pacaran ?  Para ahli ilmu berkata bahwa maka harus segera di eksekusi  karena isinya hanya maksiat terus.
Maka jika sudah siap menikahlah atau break.
Memang ini keputusan  berat , tapi kita lihat siapa yang lebih  kita cintai Allah atau dia.

Al ankabut :2
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?

》Maka jika ingin mendapat  ridho Allah maka menikahlah atau jika keduanya tidak siap break.

 HR Tirmidzi : Sesungguhnya  manusia jika bersekutu untuk menjengkal kalian kecuali apa yang Allah takdirkan buat kita.
》Maka jika memang ia di takdirkan buat kita maka pasti akan berjodoh.

 Jika kita temukan tanpa proses pacaran , maka yang perlu kita lakukan ?
 Jangan terburu buru , jangan melakukan manuver,sabar dulu ,jangan terburu buru melamar , membawa orang tua kerumahnya
lengkapi data tentang dia
》pastikan data kita valid , bisa dengan menanyakan ke sahabat /temannya , rekan kerja dll.
》cari data sebanyak banyaknya dan data yang kita dapatkan di kroscek ulang.
Ulama kontemperer berkata bahwa kita harus cek riwayat kesehatan.
》karena bisa jadi calon kita itu memiliki penyakit  yang tidak mampu kita tanggung atau memiliki penyakit ganas
》Jika tidak mau  , maka itu hak dia dan kita
》Kalau keduanya ingin tujuan yang sama sama baik maka In syaa Allah akan sama sama  mau .

 Sampai fase ini jangan banyak terlibat komunikasi dengan dia.
Lakukan istikharah
》Minta kepada Allah setiap ada perkembangan.
》Berdoalah terus , jangan lebih percaya dengan apa yang kita lihat.
Al hadid : “…Dunia itu sandiwara  ”
》Libatkan Allah dalam setiap prosesnya  karena Allah yang tahu yang  terbaik untuk kita.
》Jika kita hanya mengandalkan akal dan hati kita , kita akan objective karena dunia itu sudah di depan kita.
Ketika perasaan  kita makin kuat ke dia , istikharah juga cenderung ke dia maka kita bisa melakukan nadhar.
》Teknisnya dalam masalah nadhar , bisa di di tempat tertutup  dan terbuka
》Tapi lebih baik di tempat yang tertutup , tapi pastikan tidak ada khalwat.
》Pastikan ketika kita berdiskusi dengan dia ada orang lain yang memantau kita.
Karena ketika harus ada orang lain dalam diskusi akan canggung , maka cari ruang yang nyaman dimana bisa dipantau orang rumah tapi juga terjaga privacy  nya.
Hari H nya yang perlu dilakukan :
 Persiapkan diri
 Tampil apa adanya
 Kita bisa melihat dengan sesuai keinginan kita dalam tanda kutip.
》lihat saja , jika ada bagian tubuh dari dia yang ingin kita lihat maka  jika yang ingin dilihat yang biasa dilihat mahram maka diperbolehkan , tapi jika tidak maka tidak diperbolehkan  minta mahram dia melihat.
Imam ahmad berkata yang bisa dilihat adalah yang biasa dilihat mahram , tapi sesuai dengan kebutuhan jangan keseluruhan , misal jika ingin melihat rambut rambut saja , jempol jempol saja.
 HR   : Apabila satu dari kalian ingin melamar perempuan ,  lihatlah wanita tersebut.
Tapi jika hanya dengan wajah anda sudah yakin maka tidak perlu yang lain kalau tetap dilakukan maka dosa anda.
Kaidah fiqih : sesuatu itu sesuai dengan kebutuhan.
Kenapa ini perlu  kita lakukan?
Karena banyak perceraian terjadi karena tidak suka fisik pasangannya, maka lebih baik blak blakan dari awal.
 Jika kita ingin melihat lebih maka minta saudara  perempuan  kita untuk mengecek calon kita atau sebaliknya jika laki laki kita minta saudara laki laki kita untuk mengecek calon kita.
》Hal ini perlu  jika akhowat itu hijabnya benar , sehingga full tubuhnya tidak akan terlihat , berbeda  dengan akhowat yang tidak berhijab atau hijabnya tidak sempurna tapi sekali lagi sesuai kebutuhan bukan nafsu.
Inilah islam , anda bisa tau semunya TANPA pacaran
Siapkan pertanyaan pertanyaan  yang berkualitas
》Diantara pertanyaan  adalah  :
1. Konfirmasi data yang kita punya
2. Tanyakan aib aibnya. Di dalam bab fiqih  ada bab “aib fin nikah” yaitu aib yang harus diketahui yang mempengaruhi pernikahan , aib disini bukan  soal dosa. Itu harus dibuka. Jika tidak dibuka dan menolak dibuka maka sehingga jika nantinya wanita atau pria itu bisa memint cerai karena ini.
Contoh : Hal hal yang berkaitan dengan alat reproduksinya. Atau langsung bilang “dalam Islam ada bab aib fin nikah , seperti disampaikan ulama dan Alhamdulillah saya terbebas dari itu”
Dan jika dia berbohong , diperbolehkan  menggugat cerai.
3. Tentang riwayat masalah kesehatan
4. Lemparkan pertanyaan atau issue yang akan mengungkapkan kecerdasan , pola pikir dan sudut pandang dia.
Contoh : Apa visi misi kamu dalam pernikahan , Istri sholehah seperti apa atau lempar kasus.
》Jika jawabannya misal dari sisi laki laki ‘terserah’ aja maka ini bahaya jangan mengambil pemimpin yang selalu bilang ‘terserah’ aja karena ia tidak punya sikap
Durasinya sesuai kebutuhan jangan keblablasan.

 Tanya Jawab 
 Soal : Tentang mengkroscek data , informan nya itu adalah akhowat atau ikhwan yang masih belum menikah karena khawatir ada penyimpangan lagi.
Jawaban : Pastikan informan  kita jangan satu orang  sehingga  tidak objectif maka kita bisa yakin bahwa mereka tidak akan berbohong bersama sama.
Dan jika akhowat ikhwan itu masih single , hukum asalnya boleh kan tidak harus berbicara langsung , bisa via email dll.
Yang Penting dengan media yang baik , tidak berdua duaan ,  dan sesuai kebutuhan.
 Soal : Apakah wanita memberikan syarat ‘tidak boleh poligami’?
Jawaban : Selama syaratnya tidak meninggalkan yang wajib dan melakukan yang haram  dan berkaitan dengan hak maka hukum asalnya boleh.
Begitu juga ,poligami adalah hak suami  dan istri kita meminta menanggalkan hak tersebut hukum asalnya diperbolehkan.
Tapi jangan dilakukan karena kita harus mendidik kita untuk  senantiasa taat pada  syariat Allah dan syariat terberat bagi seorang perempuan  adalah poligami.
Al hajj :  11
Dan di antara manusia ada orang yang beribadah kepada Allah dengan berada di tepian; maka jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.
Maknanya jika ia menemukan sebuah syariat yang sesuai dengan hawa nafsu dengan maka ia mendukung tapi jika sebuah syariat tidak sesuai dengan hawa nafsu kita maka kita menolak  nya maka ia akan rugi dunia dan akhirat. Seperti itu juga dalam masalah poligami , akhowat bertemu dengan syariat yang bertentangan dengan hawa nafsunya maka tetaplah taat karena jika tidak anda akan rugi dunia dan akhirat.
Dan tenang saja ,jika Allah tidak takdirkan maka tidak akan terjadi poligami tersebut.
An nisa : 65
Maka demi Allah, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.
》Disini ada sumpah Allah kita tidak  akan beriman jika tidak menyerahkan Rasulullah  shallallahu  alaihi  wassalam  sebagai hakim , termasuk poligami dia  harus taat kepada syariat Allah , tidak keberatan dan menerimanya.
》 Dan jika tidak ditakdirkan Allah tidak akan terjadi , bisa jadi ini ujian kita.
 Ingat sebagian orang menjalankan syariat  hanya sesuai dengan hawa nafsu.
 Soal : Mahar suami terlalu  besar
 Jawaban :
 HR : Seorang  wanita yang paling diberkahi adalah yang ringan maharnya.
》Tapi jika dikasie tidak mengapa.
Soal : Sejauh mana peran orang tua dalam memilihkan calon bagi anak kita
Jawaban : Orang tua tidak boleh memaksa , tapi kadang jika anak kita sudah terlanjur jatuh cinta padahal calonnya tidak baik maka ketika itu terjadi orang tua  harus mengontrol .  Jadi , orang tua tidak suka karena alasan syar’i maka diperbolehkan.
Jangankan  masih tahap ta’aruf , bercerai saja boleh seperti yang dilakukan nabi ibrahim kepada nabi ismail dan umar bin khattab kepada anakny.
Tapi jika alasan dunia , ini tidak diperbolehkan.
 Soal : Apakah boleh meminta cerai kepada suami?
Jawaban : Boleh , tapi jangan jadikan ini justifikasi dan ini solusi terakhir.
Jika alasannya syar’i diperbolehkan. Tapi ini solusi terakhir , setelah semua cara sudah dilakukan.
 HR : Setiap wanita yang meminta cerai dengan alasan syar’i maka diperbolehkan.
 Soal : Meminta seorang calon yanv lebih baik agamanya dari kita sementara kita masih belajar dan Bagaimana redaksi Bhwa wanita baik baik untuk laki laki baik baik.
 Jawaban :
》Jika redaksinya doa istikharah maka diperbolehkan.
” Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa dia baik bagiku dalam urusanku di dunia dan di akhirat, (atau baik bagi agama, kehidupan, dan akhir urusanku), maka takdirkanlah dia untukku, mudahkanlah untukku dan berkahilah ia untukku. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa dia tidam baik bagi agama, kehidupan, dan akhir urusanku , maka palingkanlah ia dariku, dan palingkanlah aku darinya, dan takdirkanlah yang terbaik untukku  dan jadikanlah aku ridha dengan ketetapaanMu.”
》Lakukan ikhtiar syar’i juga
》Tapi jika sudah ikhtiar dan istikharah tapi tidak ketemu titik temu maka itulah jawaban dari istikharah kita.
 Soal : berbakti kepada orang  tua dan taat kepada suami.
 Jawaban : Lebih baik win win solution , tapi jika sudah mentok maka dahulukan suami.
 Soal : Doa meminta mimpi basah?
 Jawaban : Tidak diperbolehkan ,karena itu masuk ke dalam zina hati / zina khayalan. Maka , hendaknya dia berpuasa sesuai  dengan yang diperintahkan Rasulullah  shallallahu  alaihi  wassalam .
Para ulama juga memberikan solusi  selain puasa , perbanyaklah sholat sunnah
 Soal : Long distance , istri tidak mau ikut ke jakarta walaupun suami butuh dia , dia lebih memilih bersama ibunya. Bolehkah menceraikan istri?
  Jawaban  :
》Masalahnya tidak  sesimple tersebut. Ustadz pribadi jika ada masalah maka apapun dalam rumah tangga maka suami harus berdiri di shaf terdepan ‘ini salah saya’ karena ia sebagai pemimpin dan ketika istri tidak taat kepada suami evaluasi diri mungkin ia belum maksimal mendidik istri.
》Dan masalah suami sebagai pemimpin  dan penyakit pemimpin adalah egois / tidak mau di salah kan.
》Bukan masalah boleh atau tidak  menggugat cerai , proses nya masih panjang , evaluasi diri terlebih  dahulu , jangan mau enaknya saja karena suami adalah pemimpin dan permasalahan dalam diri pemimpin
》Jangan dikit dikit cerai , lakukan evaluasi dan usaha persuasif kepada istri.
 Soal : Sejauh mana kita bisa membuka aib keluarga kita dalam proses ta’aruf?seperti broken home?
Memang para ulama membenarkan bahwa jangan menikahi wanita yang berada dilingkungan yang tidak baik. Karena setia masalah dalam keluarganya akan ada efem psikologis. Tapi jika memang ia memang sangat baik, solehah ,dan dia butuh pertolongan kita dan kita siap maka istikharah dan diperbolehkan
》Boleh  atau tidak dibuka ? Maka boleh dibuka , dan khusus masalah broken  home ini maka lebih baik dibuka karena ini harus diketahui .
》Tidak perlu takut ,  nikmati  prosesnya.
》Tapi jika masalah dengan masa lalu yang sudah taubat maka jika tidak ditanyakan maka jangan dibuka
 Soal : Jika pertemuan sebelum khitbah apa boleh lebih dr 1 kali?
Jawaban  : Lakukan sesuatu itu sesuai dengan kebutuhan , jika cukup sekali sekali jika butuh lebih silahkan. Ini butuh kejujuran . Makanya proses ta’aruf itu tidak ada durasinya karena sesuai dengan kebutuhan.
 Soal :  Apakah boleh dalam proses ta’aruf  wanita yang datang  ke rumahnya dengan alasan ingin  tau perilaku dia kepada orang tua dan sehari harinya di rumah.
Jawaban : Hukum asalnya boleh, selama aman dari hal2 yang haram tapi kita harus memperhatikan budaya dan kultur keluarga calon kita. Karena ada keluarga yang aib jika wanita datang ke tempat ikhwan.
Soal:  Jika orang tua melarang kita hamil terus . Bagaimana?
Jawaban : Tidak harus bilang bilang ,  tiba tiba sudah hamil saja. Karena salah satu kriteria wanita syurga adalah subur.
 Soal : Adat adat dan tradisi yang di keluarga bagaimana menyikapinya?
 Jawaban : Akan dibahas di sesi selanjutnya , hukumnya boleh selama tidak melanggar syariat .
Soal : Ikhwan minder dengan kondisi dia karena keluarganya jauh dari agama sehingga ia menunggu akhwat saja yang mau dengan dia?
Jawaban : Salah satu ciri dalam rumah tangga bahwa dia adalah kepemimpinan , laki laki adalah pemimpin  dari wanita. Maka , gak boleh minder, laki laki harus berani , tegas, bermental baja . Karena ia adalah pemimpin.
Soal : Apakah jika kita suka nadhar tapi  tidak jadi menikah bukankah itu menjadi dosa?
Jawaban  :
1. Yang membolehkan nadhar adalah Dzat  yang menyuruh kita berhijab dalam kitabullah  melalui lisan nabinya.
 HR : Jika seorang laki laki berniat kepada seorang  wanita , Lihatlah  dia yang membuat dirimu tertarik kepadanya.
2. Waktu  nadhar itu di akhir proses , para ulama ada dua pendapat  sesudah lamaran dan sebelum lamaran. Awal awal itu kumpulkan data , ketemu itu hanya ketika keyakinan kita sudah sangat kuat kepada dia. Sehingga kemungkinan gagal sedikit. Tapi jika Qadarullah  tidak jadi tidak bermasalah.
》Yang memerintahkan  nadhar adalah Allah
》Yang memerintahkan hijab juga Allah
》Inti agama islam bukan sholat bukan ibadahnya tapi melakukannya karena itu  perintah Allah.
》Ini juga ujian bagi akhowat ,  jika tidak membolehkan  berart dia tidak  taat kepada Allah.
》Maka, akhowat  jika ingin dilihat minta dalilnya ke ikhwan.

Sumber :
@oelpha_hasana 

0 comments

Wedding series #3, ust Muhammad Nuzul Dzikry, LC.

Apr
20

Wedding Series #3 🌿
Merayakan cinta bersamamu 
Ust Muhammad Nuzul Dzikry , LC
Ahad , 29 Jumadil Tsani 1436H 
Masjid Agung Al Azhar Kebayoran
🌿Materi🌿
HR : Aku tidak pernah melihat romantisme diantara dua orang yang saling mencintai daripada romantisme suami istri . 
》Jika keseluruhan proses telah sampai pada puncaknya maka puncaknya adalah nikah.
》Biasanya disini missnya , dalam resepsi dan nikah , karena terlalu terbawa pada euforia merayakan cint sehingg melanggar batas batas syar'i.
Ada beberapa hal yang dilupakan dalam pernikahan kedua pasangan . Diantaranya :
Pastikan hadist Rasulullah shallallahu alaihi wassalam berikut ada di pelupuk mata kita.
HR Muslim : Perkenalkan diri kita kepada Allah ketika kita senang. Maka Allah akan ingat kita ketika susah
》Ingat Allah saat anda berpesta , senang maka Allah akan ingat kita pada saat masalah di dalam keluarga kita karena kita memperkenalkan kita kepada Allah ketika kita senang dan moment paling penting dalam hidup anak manusia adalah pernikahan.
》Karena hari ini adalah penentu apakah nanti Allah akan menolong kita dalam masaalah yang ada dalam pernikahan kita.
Analogi : kita memiliki dua sahabat soulmate ketika sma kemudian berpisah dan akhirnya keduanya sukses. Kemudian ketika itu kita mencoba menghubungi salah satunya , dengan segala cara , tapi dia tidak mau bertemu dan menggubris kita. Sementara yang salah satunya sangat baik , menghubungi kita duluan. Qadarullah saat misalkan kedua orang ini bangkrut maka pasti yang kedua yang akan kita tolong . 
Dan Allah lebih mulia dari itu , ingatlah Allah ketika kita berpesta maka Allah akan ingat kita ketika ada masalah di dalam rumah tangga.
Jangan pernah meng claim keluarga tidak mempunyai masalah , Ali bin abi thalib dan fatimah az zahra saja pernah memiliki masalah. Apalagi kita?
QS At talaq : 2
Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.
》Kita hidup pasti punya masalah
》Karena masalah itu pasti dan ketika kita tidak mengingat Allah ketika senang maka Allah akan melupakan ketika kita mempunyai masalah.
》Karena kemungkaran kemungkaran biasanya terjadi di hari pernikahan . Ketika kita miss di moment ini kemungkinan kita tidak akan menemukan moment lagi nantinya.
Bisa jadi Allah akan melupakan kita jika kita melupakan Allah di saat hari pernikahan kita.
》Boleh kita merayakan cinta tapi jangan tabrak aturan Allah.
》Tidak ada yang akan menolong keluarga kita ketika masalah kecuali Allah 
》Maka fokus kita harus jelas , fokus kepada hadist ini , cari wajah Allah ,lakukan aturan aturan Allah sesuai syariat ketika hari bahagia kita.
》Hari hari susah itu pasti akan datang , jika kita tidak memperjuangkan dari awal , rugi kita. Hanya Allah lah yang akan menolong kita ketika kita punya masalah. Dan semua orang yang bernada miring dengan jalan yang kita pilih tidak akan menolong kita.
Menghancurkan rumah tangga / keluarga , membuat suami istri bercerai adalah prestasi Ring #1 Iblis. 
HR Muslim : Dari jabir bin abdillah " Iblis meletakkan singgasananya diatas air , kemudian dia mengutus pasukannya (syaithon ) . Pasukan yang paling hebat tinggi kedudukannya di sisi iblis adalah yang paling besar godaanya bagi manusia. Datang pasukan iblis berkata : "aku sudah berbuat demikian demikian..." ....Iblis berkata : "kamu belum kerja apa apa...pergi lagi..." Kemudian datang yang lain pasukannya lagi berkata : "Tidak aku tinggalkan fulan sampai ia berpisah dengan istrinya" Maka Iblis memanggilnya untuk duduk di dekat nya dan berkata : "Engkau pasukanku yang paling hebat "".
Ini adalah misi besar iblis , mulai dari hari pertama sampai kita meninggal dunia.
》Mengapa ini prestasi besar ? Karena perceraian yang akan hancur bukan hanya suami istri tapi anak dan juga kedua keluarga besar. Terutama anak .
》 Oleh karena itu , bagaimana mungkin seseorang menyelamatkan diri ,keluarga dan istrinya . Tapi di hari pertama pernikahan anda plokamirkan hubungan dekat anda dengan iblis. Iblis menjadi tamu undangan anda.
QS Al isra : 27 
إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِين.......
Janganlah kalian melakukan kemubadziran. Karena sesungguhnya orang mubadzir adalah saudara saudara syaithon...
Ini bukan hanya event 2 jam , ini penentu , ini prinsip , ini konsep hidup. Kita miss di hari ini maka kedepannya kita susah.
》Coba kita lihat yang mengadakan resepsi mayoritas cerai. Tidak semua tapi sebagian besar.
》Karena iblis misi besarnya adalah menceraikan suami istri. 
》Padahal ketika ia tidak menaati Allah dalam sujud kepada adam , ia tidak minta maaf. Padahal para ulama berkat jika iblis memint maaf ,Allah pasti mengampuni nya .
Buktinya Allah mengabulkan permohonan dia
QS Al isra : 62
Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil".
》Ini iblis , jangan berharap bisa lepas darinya . 
》Lalu kita proklamirkan kita bersaudara dengan dia , dan mengundang dia di acara pernikahan kita dengan mengadakan kemungkaran kemungkaran di hari pernikahan kita?
Ingat , pengalaman pertama nya saja berhasil dan yang digoda adalah Nabi adam dan hawa. Serta di godanya di jantung pertahanannya di Syurga
Walimah kita adalah penentu . Apakah yang jadi EO kita Allah atau Iblis.
 Sebuah harga mati yang tidak bisa ditawar lagi adalah melibatkan syariat Allah dalam pernikahan kita. Jadikan sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam sebagai EO kita.
 QS. Muhammad : 7
..... Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu....
 HR : Jagalah Allah maka Allah akan menjaga kita.
》Karena ketika kita nenangis dengan pernikahan kita hanya Allah saja yang mampu menolong kita.
 Musuh kita di hari pertama sampai apa yang Allah takdirkan adalah Iblis , dan Allah tidak menyebutkan dalam firmanNya yang mengijinkan kita maju melawannya head to head berbeda jika musuh kita adalah manusia , banyak kita temukan sebagai contohnya adalah syariat Jihad. Allah mensyariatkan kita untuk mundur.
 QS Fusshilat : 36
Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
 Meminta perlindungan itu mundur , makanya jangan diundang di hari pernikahan kita. Rayakan cinta suci kita dengan syar'i , cinta karena Allah.
 Mengapa Allah tidak menginjinkan kita melawan head to head dengan iblis? Menurut para ulama dikarenakan kita bukan tandingannya. Syaithon hanya bisa dilawan dengan kekuatan Allah.
Mayoritas manusia di dalam al qur'an itu banyak disebutkan negatif ( tidak bersyukur , bodoh , tidak mengerti dsb....) Lalu kita jadikan mereka sebagai EO kita bukan Allah dan sunnah Rasulullah shallallahualaihi wassalam ?
 Bagaimana tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wassalam dalam pernikahan .
》Hukum asal akad nikah dan walimah masuk ke dalam bab muamalat namun jika diniatkan dalam rangka ibadah akan mendapat pahala ibadah.
》Diantara dalilnya nabi tidak pernah meminta pasangan suami istri yang blm islam ketika masuk islam untuk mengulangi pernikahannya. Maka , pernikahan orang kafir syah. Sehingga hukumnya muamalah bukan ibadah.
》Hukum asal ibadah haram sampai ada dalil yang memerintahkan dan mencontohkan tapi jika muamalat berbeda 180 derajat , hukum asal boleh sampai ada larangan atau pembatasan dari syariat . 
》Karena pernikahan merupakan muamalat maka yang harus kita perhatikan adalah batasannya apakah melanggar kaidah syar'i atau tidak.
 Akad Nikah
》Akad nikah akan syah jika syaratnya terpenuhi.
 Diijinkan oleh wali si wanita
》Sehingga kita harus meminta ijin kepada wali sebelum kita merayakan pernikahan .
📖 HR : Tidak ada pernikahan yang syah tanpa adanya wali. 
📖 HR : Setiap wanita yang menikah tanpa ijin walinya maka batal , batal , batal.
》Walinya adalah yang menikahkan kita bajm gadis atau wanita.
👉Siapa walinya ? Ada beberapa perbedaan dalam ulama tapi yang kuat adalah pendapat imam syafi'i :
🔸 Ayahnya
🔸 Kakeknya
🔸 Saudaranya 
🔸 Anaknya
🔸 Paman dari pihak ayah
🔸 Sepupu ,anak dari paman kita.
👉 Bagaimana jika ayahnya tidak setuju? Karena dunia oriented.
📖 HR : Wali hakim adalah wali bagi yang tidak punya wali
》Harus tetap menggunakan wali.
》Inipun jika ketakwaan si wanita dan pria itu sekufu ( level imannya sama) . Jika wanita lebih baik agamanya maka dibolehkan orang tuanya melarang dalam syariat.
Solusinya : Perbaiki diri
》Ini adalah jumhur pendapat para ulama.
Meski dalam madzhab abu hanifah ada yang memperbolehkan tidak dinikahkan wali , tapi ulama abu hanifah mengatakan wali harus hadir dan ayahnya boleh membatalkan pernikahannya jika ayah tidak disetujui.
》Karena zaman sekarang banyak pernikahan tanpa ijin wali. Jika itu dilakukan , zina .
👉 Syarat wali :
🔸 Islam
📖 At taubah : 71
Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi wali sebahagian yang lain. 
》Jika tidak maka loncat ke urutan wali berikutnya.
🔸 laki laki
🔸 berakal sehat
🔸 dewasa
🔸 merdeka
🔹 Ridho seorang wanita
》Menikah dengan ridho wanita , tidak dalam keadaan terpaksa.
🔹 Mahar
📖 Annisa : 4
Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari maskawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya...
》Tidak ada dalil yang menyatakan bahwa mahar harus seperangkat sholat. Tapi diperbolehkan , karena kaidah dalam masalah mas kawin / mahar adalah semua hal yang bisa bernilai baik berupa benda atau jasa.
📖 HR : "Carilah mas kawin yang terbuat dari cincin besi" tapi ketika itu sahabat tersebut tidak menemukan cincin besi pun.
Kemudian Rasulullah bersabda : " Aku nikahkan engkau dengan apa yang kau miliki dengan al qur'an "
》Maksudnya disini bisa mengajarkan al qur'an bisa tafsir atau membaca al qur'an . 
》Sehingga dalilnya bisa berupa jasa apapun.
》Hukum asal mahar adalah yang paling mudah dan tidak memberatkan . 
》Maksudnya paling mudah bukan paling murah . Dan paling mudah itu relatif.
🔹 Saksi
📖 HR : Tidak ada pernikahan yang sah tanpa wali dan 2 saksi yang adil.
》Adil disini menurut istilah fiqih , bukan bahasa / hadist. Maksudnya adalah orang itu baik dan sholeh diantara masyarakat disana. Jangan orang fasik yang menjadi saksi. Dan saksi disini adalah semua yang melihat . 
🔹 Adanya mempelai wanita dan laki laki.
👉 Tata cara
🔸Dalam islam simple.
🔸Mempelai wanita tidak harus dihadirkan , tidak ada dalilnya. Jangan sampai wanita jadi mata tembak laki laki saat itu. Harus dijaga dan tidak dipertontonkan.
🔸Acara dimulai dengan khutbah nikah sebagaimana hadist ibn majah dan dari ibnu mas'ud dalam bulughul mahram :
📖 HR : Nabi mengajarkan khutbah nikah di pernikahan dan bukan pernikahan . Dan khutbah nikah yang diajarkan Rasulullah shallallahu alaihi wassalam :
" InnaAlhamdulillah, naHmaduhu wa nasta’inuhu wa na’udzuubillahi min syuruuri anfusina [wa min sayyiaati a’maalinaa]. Man yahdihillah falaa mudhillalah wa man yudhlil falaa haadiya lah, wa asyhadu an laa ilaha illallah [waHdahu laa syariika lah] wa asyhadu anna muHammadan ‘abduhu wa rasuuluh. Yaa ayyuhalladziina aamanuu ttaqullaha Haqqa tuqaatih wa laa tamuutunna illa wa antum muslimuun. 
Yaa ayyuhannasu ttaquu rabbakumulladzii khalaqakum min nafsin waahidatin wa khalaqa minhaa zauzahaa minhumaa rijaalan katsiraan wa nisaa-an wattaqullahalladzii tasaa-aluuna bihi wal-arHam, innallah kaana ‘alaikum raqiiba. Yaa ayyuhalladziina aamanuu ttaqullaha wa quuluu qaulan sadiidan, yushlih lakum a’maalakum wa yaghfirlakum dzunuubakum wa man yuthi’illaha wa rasuluhu faqad fauzan azhiima. Faiina asdaqal hadithi kitabullah, wa kahia hadyu hadi muhammadin shalllahu alaihi wassalam, wa inna syarral umuuri muhdasatuha, wa inna kulla muhdasatin bid’ah, wa kulla bid’atin dholalah, wa kulla dholalatin fin naar"
⚠ Ini khutbah nikah ,hanya sampai disini , dan yang terbaik yang mengucapkan adalah wali dan setelah itu langsung akad.
⚠Khutbah nikah berbeda dengan nasehat pernikahan . 
⚠Hendaknya mempelai laki laki paham makna dari khutbah nikah ini.
》Ceramah dan nasehat pernikahan diperbolehkan.
🔸Tidak harus satu nafas 
》Tidak harus mulus 100% , tersendat tidak masalah . 
🌿Tanya Jawab 🌿
🍁Sudah ta'aruf dan khitbah tapi ikhwan nya kemudian ragu.
🔹 Terapkan konsep taaruf yang benar seperti dijelaskan di sesi sebelumnya.
🔹Proses ta'aruf yang benar memberikan space untuk menimbang dan berfikir. 🔹Libatkan pihak lain dalam proses ini yang bisa memberikan masukan bijak , paham karakter , mengerti agama dan sesuai koridor syar'i . 
🔹 Istikharah 
》Nothing to lose saja , Allah akan menunjukkan kepada kita yang terbaik.
🔹 Jalani prosesnya secara syar'i bersama istikharah. 
》Secara syar'i
🍁 Jika saat walimah , sholat nya kelewat apakah bisa di qadha?
🔹Ada dua opsi bagi kita , kita sholat telat waktu dan itu terbaik atau jama' (karena hukum jama' salah satunya hajah) , perhatikan juga hukum sholat jama'.
🍁 Bolehkah calon mempelai wanita memberikan hadiah terlebih dahulu karena calon mempelai laki laki tidak punya mahar.
🔹 mahar itu dari harta suami dan sumbernya salah satunya adalah hadiah jadi kalau ditanya boleh diperbolehkan.
🔹Tapi hendaknya seorang laki laki dari awal tunjukkan dia sebagai pemimpin dan usahakan dari usaha sendiri. Karena pemimpin semakin elegant jika tidak ada hutang budi.
🍁Menikahi wanita nasrani bagaimana akadnya?
🔹 Boleh seperti firmanNya. Dan hanya ahlul kitab ( nasrani dan yahudi) . 
🔹Pada zaman ini masih banyak muslimah yang blm menikah , maka jauh lebih baik menikah dengan muslimah dari pada nasrani.
🔹Konsekuensi yang menikahi ahlul kitab harus mendakwahkan istrinya untuk masuk Islam. PR besar buat anda menanti jika menikah dengan ahlul kitab. Kita pasti ditanya oleh Allah.
🔹Anak harus semua ikut suami.
🍁Apa saja hal mubadzir dalam walimah
🔹Konsep mubadzir adalah setiap rupiah yang dikeluarkan tidak dijalan Allah maka itu mubadzir.
🔹 Bukan masalah jumlah berapa yang diundang tapi proportional. Misal perkepala 100rb sudah enak kenapa harus 1jt.
🔹Menghukumi sesuatu setelah tau hukumnya komperhensif. 
🔹Pastikan tidak haram dan tidak mubadzir.

@oelpha_hasana
https://oelpha.wordpress.com/…/ws3-merayakan-cinta-bersama…/

0 comments

Group BIAS (Bimbingan Islam) Senin, 23 Jumadil Akhir 1436 H / 13 April 2015 M

Apr
14

BimbinganIslam.com

Senin, 23 Jumadil Akhir 1436 H / 13 April 2015 M
Ustadz Firanda Andirja, MA
Kitābul Jāmi' | Bulughul Māram
Hadits ke-1 | Hak Sesama Muslim (bagian 1)
بسم اللّه الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله
Para ikhwan dan akhwat sekalian yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla, kita akan memasuki pembahasan Kitaabul Jaami' yaitu sebuah kitab yang ditulis oleh AlHaafizh Ibnu Hajar رحمه اللّه yang beliau letakkan di akhir pembahasan dari Kitab Buluughul Maraam Min Adillatil Ahkaam.

Kita tahu bahwasanya Kitab Buluughul Maraam Min Adillatil Ahkaam adalah kitab yang mengumpulkan hadits-hadits Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam tentang fiqih, mulai dari Bab Thaharah, kemudian Bab Shalat dan Bab Haji, Bab Zakat, Bab Jihad dan seluruhnya.

Namun yang menakjubkan dari AlHaafizh Ibnu Hajar, di ujung Kitab Buluughul Maraam, beliau meletakkan Kitaabul Jaami'. Dan Kitaabul Jaami' ini tidak ada hubungannya dengan masalah fiqih, tapi dia lebih cenderung berhubungan dengan masalah adab, masalah akhlaq, tentang akhlaq yang baik, tentang akhlaq yang buruk yang harus dijauhi, tentang dzikir dan do'a.

Wallaahu a'lam, seakan-akan AlHaafizh Ibnu Hajar ingin mengingatkan kepada kita bahwasanya jika seorang telah menguasai bab-bab ilmu, telah menguasai masalah-masalah fiqih maka hendaknya dia beradab dan dia memiliki akhlaq yang mulia.

Karenanya di akhir kitab tersebut, di akhir Kitab Buluughul Maraam, maka beliau meletakkan sebuah kitab yang beliau namakan Kitaabul Jaami'.

Kitaabul Jaami', al jaami' dalam bahasa arab artinya yang mengumpulkan atau yang mencakup.

Dikatakan Kitaabul Jaami', kenapa? Karena kitab ini mencakup 6 bab yang berkaitan dengan akhlaq sebagaimana yang tadi kita sebutkan.

Bab Pertama adalah Baabul Adab.

Bab Kedua adalah Bab Al Birr Wa Shilah, yaitu bab tentang birr wa shilah, bab tentang bagaimana berbuat baik dan bagaimana bersilaturahmi.

Bab Ketiga Baabul Zuhud wa Wara', tentang zuhud dan sifat wara'.

Bab Keempat Baabut Tarhiib Min Masaawil Akhlaaq, bab tentang yang memperingatkan tentang akhlaq-akhlaq yang buruk.

Bab Kelima Baabut Targhib Min Makaarimul Akhlaaq yaitu bab tentang motivasi untuk memiliki akhlaq yang mulia.

Bab Keenam Baabudz Dzikir Wad Du'aa, yaitu bab tentang dzikir dan do'a.

Maka disebut dengan Kitaabul Jaami' karena di dalam kitab ini mencakup 6 bab.

Kita masuk yang pertama, yaitu Baabul Adab (bab tentang adab).

Yaitu maksudnya adalah bab ini mencakup hadits-hadits yang menjelaskan tentang adab-adab Islam di dalam Islam yang seorang muslim hendaknya berhias dengan akhlaq (perangai-perangai) yang mulia tersebut.

Hadits pertama, yaitu dari Abu Hurairah radhiyallāhu Ta'ālā 'anhu :
قَالَ رَسُولُ اَللهِ صلى الله عليه وسلم : حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ. قِيْلَ: مَا هُنَّ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: إِذَا لَقِيْتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ، وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ، وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ، وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللهَ فَسَمِّتْهُ، وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ، وَإِذَا مَاتَ فَاتَّبِعْهُ

Dari Abu Hurairah Radiyallahu anhu ia berkata: Rasulullah Sallallahu Alayhi Wasallam bersabda: “Hak seorang muslim terhadap sesama muslim itu ada enam: jika kamu bertemu dengannya maka ucapkanlah salam, jika ia mengundangmu maka penuhilah undangannya, jika ia meminta nasihat kepadamu maka berilah ia nasihat, jika ia bersin dan mengucapkan ‘Alhamdulillah’ maka do‘akanlah ia dengan ‘Yarhamukallah’, jika ia sakit maka jenguklah dan jika ia meninggal dunia maka iringilah jenazahnya.” (HR. Muslim).

Bahwasanya hak seorang muslim atas muslim yang lain ada 6 :
Jika engkau bertemu dengan dia maka berikanlah salam kepadanya.
Jika dia memanggilmu (mengundangmu) maka kamu harus memenuhi undangannya, maka penuhilah undangannya.
Jika dia minta nashihat kepada engkau maka nashihatilah.
Jika dia bersin kemudian dia mengucapkan "alhamdulillaah" maka jawablah dengan "yarhamukallaah".
Jika dia sakit maka jenguklah dia.
Jika dia meninggal maka ikutilah jenazahnya.
(Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahihnya)

Ikhwan dan akhwat yang sekalian dirahmati Allāh Subhānahu wa Ta'āla, disini kata Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam, hak muslim seorang atas muslim ada 6.

Tentunya, bilangan 6 ini bukanlah sesuatu yang tanpa batasan, artinya 6 ini hanya menunjukkan Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam menyebutkan secara khusus namun bukan berarti tidak ada hak-hak yang lain.

Dalam istilah ahlul 'ilmi (ulama) yaitu mafhumul 'adad laysa lahul mafhuum. Bahwasanya bilangan tidak ada mafhum mukhalafahnya. Jadi 6 ini hanya sekedar menunjukkan perhatian Nabi terhadap 6 perkara bukan berarti tidak ada hak-hak yang lainnya.

Dan maksud hak disini adalah perkara yang laa yanbaghi tarkuhu, yang hendaknya tidak ditinggalkan. Bisa jadi perkara yang wajib, bisa jadi perkara mustahak yang sangat ditekankan. Di dalam hadits ini mengumpulkan 6 hak.

Hak yang pertama, jika engkau bertemu seorang muslim maka berilah salam kepada dia. Tentu di antara amalan yang sangat mulia adalah memberi salam. Kata Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam :
لاَ تَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا وَلَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا أَوَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ

"Kalian tidak akan masuk surga kecuali kalian beriman dan kalian tidak akan beriman sampai kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan kepada kalian tentang suatu perkara jika kalian melakukannya maka kalian akan saling mencintai?  Yaitu sebarkanlah salam di antara kalian".

Oleh karenanya diantaranya afdhalul 'amal (amalan yang paling mulia) kata Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam yaitu memberi makan kepada fakir miskin, kemudian beri salam kepada orang yang kau kenal dan orang yang tidak kau kenal.

Bahkan disebutkan diantara tanda-tanda hari kiamat yaitu seseorang hanya memberi salam kepada orang yang dia kenal.

Salam merupakan amalan yang indah, mendo'akan kepada sesama muslim. Dengan kita menyebarkan salam maka akan sering timbul cinta diantara kaum muslimin, ukhuwah islamiyah semakin kuat.

Tentunya salam ada adab-adabnya, akan kita jelaskan pada pertemuan-pertemuan berikutnya.

Namun satu yang menakjubkan dalam hadits Abdullah bin Sallam, salah seorang Yahudi yang masuk Islam kemudian jadi sahabat, dia mengatakan :
أول كلام سمعت من النبي صلى الله عليه و سلم يآيها الناس أَفْشُوا
السَّلامَ بَيْنَكُمْ

Dia mengatakan, "Tatkala Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam di Madinah, pertama kali dia dengar kalimat Rasulullah, Rasulullah mengatakan "Wahai manusia (wahai masyarakat), sebarkanlah salam diantara kalian".

Oleh karenanya menyebar salam bukanlah perkara yang sepele melainkan diperhatikan oleh Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam bahkan di awal dakwah Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam dengan menyebarkan salam.

Demikianlah, kita akan lanjutkan dalam pertemuan berikutnya.

Wallaahu a'lam bishshawaab.
______________________________
Donasi Pengembangan Dakwah
Group Bimbingan Islam
Bank Mandiri Syariah
No. Rek : 7103000507
A.N : YPWA Bimbingan Islam
Konfirmasi Transfer : +628-222-333-4004

Saran atau Kritik silahkan sampaikan kepada kami melalui link berikut:http://www.bimbinganislam.com/kritikdansaran

0 comments

Halaqoh 51 Bab 5: Sebab Hidupnya Hati #17 Bershalawat Kepada Nabi, bagian 3

Apr
14

Tazkiyatun Nufus
Halaqoh 51
Bab 5: Sebab Hidupnya Hati #17
Bershalawat Kepada Nabi, bagian 3
Ustadz Tauhiddin Ali Rusdi Sahal, Lc. 
بِسْمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
إِنَّ الْحَمْدَ الله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْه فَلاَ هَادِيَ لَهُ،  أَمَّا بَعْدُ؛
Ikhwah fīddīn wal akhawat fillah rohimani wa rohimakumullah, kita lanjutkan kembali bahasan kita tentang sholawat yaitu halaqah yang ke 51, bahasan kita tentang shalawat bagian akhir.

Berkata  Syaikh DR Ahmad Farid hafizhahullāhu ta'āla, "Dan dianjurkan untuk memperbanyak sholawat kepada rasulullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam di hari Jum'at".
عَنْ أَوْسِ بْنِ أَوْسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ قُبِضَ وَفِيهِ النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ قَالَ قَالُوا يَا رَسُولَ الله وَكَيْفَ تُعْرَضُ صَلَاتُنَا عَلَيْكَ وَقَدْ أَرِمْتَ يَقُولُونَ بَلِيتَ فَقَالَ إِنَّ الله عَزَّ وَجَلَّ حَرَّمَ عَلَى الْأَرْضِ أَجْسَادَ الْأَنْبِيَاءِ
Sebagaimana hadits Aus bin Aus radhiyallāhu Ta'ālā 'anhumā, beliau berkata: telah bersabda Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam, "Diantara hari-hari yang utama diantara kalian, adalah hari Jum'at, di hari Jum'at lah nabi Adam 'alaihish-shalatu wassalām diciptakan dan pada hari Jum'at pula nabi Adam diwafatkan. Di hari Jum'at pulalah ditiupkannya sangkakala untuk kemudian seluruh makhluk hancur ataupun mati, dan juga pada hari Jum'at pulalah akan dibangkitkannya manusia dari kubur-kubur mereka. Maka perbanyaklah bershalawat kepadaku di hari Jum'at. Karena sesungguhnya shalawat kalian diperlihatkan kepadaku."

Mereka berkata, "Wahai Rasūlullāh, bagaimana mungkin diperlihatkan shalawat kami kepada engkau, sedangkan engkau telah menjadi tulang-belulang ? (Yakni telah wafat)".

Lalu Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam menjawab, "Sesungguhnya Allāh Subhānahu wa Ta'āla mengharamkan kepada bumi (kepada tanah) untuk memakan jasad-jasad para Nabi".
(HR Muslim)

Adapun shighat atau bagaimanakah lafadz bacaan shalawat itu ?

Disebutkan, "adapun lafadz bentuk bacaan kepada Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam yang benar, yang diajarkan Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam tentunya, adalah sebagaimana riwayat berikut:"
عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ أَتَانَا رَسُولُ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ فِي مَجْلِسِ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ فَقَالَ لَهُ بَشِيرُ بْنُ سَعْدٍ أَمَرَنَا الله تَعَالَى أَنَّ نُصَلِّيَ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ الله فَكَيْفَ نُصَلِّي عَلَيْكَ قَالَ فَسَكَتَ رَسُولُ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى تَمَنَّيْنَا أَنَّهُ لَمْ يَسْأَلْهُ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُولُوا اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ وَالسَّلَامُ كَمَا قَدْ عَلِمْتُمْ
Dari Abu Mas'ud AlAnshari, mengatakan, "Datang kepada kami Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam, sedangkan kami sedang bermajelis dengan Sa'ad bi Ubadah, maka berkata Basyir bin Sa'ad kepada Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam, "Allāh Subhānahu wa Ta'āla memerintahkan kami untuk bershalawat kepada engkau wahai Rasūlullāh, bagaimanakah kami harus bershalawat kepada engkau ?" Maka Abu Mas'ud mengatakan, "maka Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam terdiam, sampai kami berharap bahwa Basyir Bin Sa'ad tidak menanyakan hal itu kepada Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam".

Kemudian Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda, "Katakanlah, Allāhumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala 'alī Muhammad, kamā shallaita 'ala Ibrāhim, wa bārik 'ala Muhammad wa 'ala 'ali Muhammad, kama bārokta 'ala Ibrahim fil 'alamiina innaka hamīdum-majīd". Adapun bagaimana salam kepadaku, adalah sebagaimana yang telah kalian ketahui".

Ikhwanī fiddīn wa akhawatī fillah rahimani wa rahimakumullāh, itulah bagaimana bacaan shalawat kepada Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam sesuai dengan yang diajarkan dan yang dituntunkan oleh Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam, maka kita menjauhi bentuk-bentuk lafadz yang tidak diajarkan oleh Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam.

Adapun waktu yang tepat untuk bershalawat, contohnya misalkan:
��Tasyahud di dalam kita shalat.
��Tatkala kita shalat jenazah setelah takbir kedua.
��Tatkala disebutkan nama Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam.
��Ketika masuk dan keluar masjid.
��Ketika mendengar adzan, kemudian mengakhirinya dengan membaca doa setelah adzan yang di dalamnya ada shalawat.
��Ketika hendak berdoa juga membaca shalawat ��Memperbanyaknya di hari Jum'at.
��Ketika seorang khatib berkhutbah, maka khatib harus mengawalinya dengan pujian kepada Allāh dan juga bershalawat kepada Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam.

Adapun faidah shalawat kepada Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam tentu banyak, diantaranya faidahnya adalah:
1. Termasuk menunaikan perintah Allāh Subhānahu wa Ta'āla.
2. Termasuk akan mendapat 10 shalawat dari Allāh Subhānahu wa Ta'āla.
3. Shalawat ialah salah satu sebab mendapatkan syafa'at Nabi. Baik disertai dengan permohonan washilah untuk Nabi ataupun tidak.
4. Shalawat ialah salah satu sebab hamba memperoleh kecukupan.
5. Shalawat adalah termasuk pengantar bagi yang membacanya menuju surga.
6. Allāh Subhānahu wa Ta'āla mengabadikan pujian baik dan berkah bagi pembacanya.
7. Shalawat ialah sebab kelanggengan cinta hamba kepada RasulNya dan menambah dan melipatgandakannya.

Semua itu termasuk ikatan iman, karena iman tidak akan sempurna kecuali dengan kita menambah cinta kepada Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam.

Dan tambahnya cinta kita kepada Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam adalah dengan membuktikannya dengan membaca, memperbanyak shalawat kepada Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam
هذا ما أقول لكم
وصلى الله على نبينا محمد و على آله و صحبه أجمعين، و الحمد الله ربّ العالمين
ثم السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ  
✏ Disalin oleh Tim Transkrip
Dapat diunduh disini http://goo.gl/TxzMY9
Dimuraja'ah oleh Ustadz Tauhiddin Ali Rusdi Sahal, Lc.
Berdasarkan kitab Tazkiyatun Nufus (penulis Syaikh Dr. Ahmad Farid)

1 comments

Adab-adab Dalam Berdoa. (Kajian ust Nurul Dzikry)

Apr
7
Kajian ust nudzul dzikry 3 april 2015 "Adab adab berdoa" Doa adalah ibadah. Itulah sabda yg dtg dr rasul SAW. Doa adalah inti dari ibadah. Allah berfirman, dalam surat Ghafir : 60. "Minta pada diriKu maka akan dikabulkan". Allah akan memvonis orang yang tidak berdoa dengan istilah sombong. Barang siapa yang sombong dan tidak perlu berdoa kepada Allah adalah orang orang yg sombong. Adab berdoa: 1. Kita harus yakin kalau doa kita akan dikabulkan oleh Allah SWT. Fokus dan konsentrasi, resapi. Nabi SAW "bdoa kpd Allah dg yakin akan dikabulkan Allah. Dan Allah tidak akan mengabulkan doa dr org yg hatinya lalai dan tidak fokus." . Harus yakin di kabulkan. Berdoalah kepada Allah dlm keadaan yg yakin. Itulah mengapa org yg sering sholat tp Allah tidak memberi petunjuk kepada mereka karena mereka sholat, tetapi tidak khusyuk. Karena kalo mereka khusyuk,yakin, fokus, Allah tdk mungkin tidak mengabulkan doa kita. 2. Ilhah. Ilhah brrti merengek/memelas ketika berdoa. Allah itu senang ketika kita memelas pada saat berdoa. Itu menunjukkan kalau kita memohon kepada Allah SWT. Allah akan mengabulkan doa selama dia tidak zalim tidak memutus tali silaturahim dan tidak terburuburu. Maksut terburuburu adalah, kita sudah berdoa tetapi kita tidak melihat doa dikabulkan oleh Allah. Maka kita akan kecewa. Maka itu dosa. Doa itu pasti dikabulkan. Allah akan memberi yg kita butuhkan, bukan yg kita inginkan. 3. Allah tidak berikan permintaan kita tapi Allah jauhkan kita dr bala bencana. Doa itu bisa saja sudah terkabul 14 th yg lalu tp kita tidak sadar. 4. Berdoa tanpa mengenal waktu. Kecuali terpaksa. Misal mau buang air besar pas ambeien. Itu tidak apa apa. Tapi kalo tidak terpaksa, tidak boleh. Berdoa jangan hanya di sepertiga malam terakhir, akhir sujud antara sholat iqomah, tapi berdoalah setiap saat. Perkenalkan diri kita saat kita sedang senang agar Allah ingat. Jamaah haji dan umroh baru berdoa saat di raudhah. Pdhal bisa di bus di pesawat, berdoa dimana saja. penting. Mengapa? Karena kalau kita berdoa tanpa kita mengenal waktu berarti kita butuh Allah, ketergantungan dg Allah. Ketergantungan dengan Allah itu mulia. Jika anda org yg beriman. La haula walla quwwata illa billah itu lifestyle. org yg tidak pernah berdoa akan dilemparkan kedalam neraka. Jika seseorang di antara kalian ingin sesuatu sholatlah dua rakaat (Istikharah). Semakin kita butuh Allah, Allah semakin senang. Allah akan murka kalau kita tidak butuh Allah. barang siapa yg ketergantungan dg Allah, Allah akan selesaikan masalah masalahnya. 4. Jangan meminta hal hal yg merugikan diri kita, harta kita dan keluarga kita. Dalam Hadist jabir "janganlah kalian meminta sesuatu yg memudharatkan diri kalian dan janganlah kalian berdoa yg berisikan merugikan anak harta kalian. Karena dikhawatirkan saat berdoa akan diijabah oleh Allah SWT." . Contohnya, nyela, nyumpahin. 5. Tidak berdoa kepada selain Allah. "Jika kau berdoa, berdoalah kpd Allah,jika meminta, memintalah kepada Allah". Berdoa kepada selain Allah berarti syirik. Janganlah berdoa kpd Allah dibarengi dengan selain Allah. 6. Berdoalah dg suara lirih, tidak keras dan tidak menutup. Al A'raf "berdoalah kpd Rabb kalian dengan penuh ketundukan dengan suara yg lirih". Allah tidak suka orang yg berdoa keras keras kecuali dalam konteks tertentu misal khotbah. Ketika nabi mendengan sahabat berdoa dg suara keras, nabi berkata (hadist muslim) "kasihanilah diri kalian. Sesungguhnya kalian tidak berdoa kepada zat yg jauh. Karena sesungguhnya kalian berdoa kepada yg maha mendengar dan maha dekat ilmu dan wawasannya.". Hendaknya kita bedoa dengan suara lirih. 7. Awali doa dengan memuji dan memuja Allah. Allah memiliki nama2 yg indah. Maka berdoalah dengan nama tersebut (ayat quran). To the point itu ngga pantes, jd puji Allah duluuu. 8. Akui kelemahan, kekurangan dan dosa2 kita. Sebelum kita meminta kepada Allah SWT. dengan sayyidul istighfar. Akui kalau kita adalah org yg dholim. Doa dengan nabi yunus. 9. Bershalawat. Shalawat adalah salah satu adab dlm berdoa. Setiap doa akan terhalang atau terhijab sampai ia bershalawat kepada rasul. Kalau kita doa tanpa shalawat, doa ditrima? Iya diterima. Karena bershalawat adalah sunnah. 0 comments
Free Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesAgence Web MarocMusic Videos OnlineFree Website templateswww.seodesign.usFree Wordpress Themeswww.freethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree CSS Templates Dreamweaver