Halaqoh 25: Petaka dan Bahaya Lisan #Akhir
Ust. Tauhiddin Ali Rusdi Sahal, Lc
●Ucapan dari salaf yang terkhir adalah:
~ Ucapan Imam hasan Al Basri "Adalah mereka para salaf, mengucapkan sesungguhnya lisannya seorang mukmin itu ada dibelakang hatinya"
✏maksudnya adalah yaitu apabila hendak ingin megatakan sesuatu, maka berpikir dahulu dgn hatinya, kemudian barulah berlalu atau mengucapkannya.
●Sedangkan lisan orang munafik adalah didalam hatinya. Maksudnya adalah yaitu apabila hendak mengucapkan satu ucapan, maka langsung mengucapkannya dengan lisannya tanpa memikirkannya terlebih dahulu dengan hatinya.
●Jadi yang diucapkan adalah secara langsung, serta merta tanpa dipikirkan terlebih dahulu, tidak melihat apa mudharat yang ditimbulkannya. Apa yang ingin diucapkan, diucapkannya. Tidak melihat sisi manfaat atau mudharatnya.
●Dalam pembahasan ini, Ada keutamaan diam.
✏kenapa diam itu lebih utama?
Kalau anda katakan, ini adalah keutamaan yang besar bagi diam, apa sebabnya? maka ketahuilah sebab yang menjadikan besar keutamaan diam itu adalah karena banyaknya petaka2 lisan, seperti:
○kekeliruan dalam berucap
○ kedustaan,
○ghibah,
○namimah (mengadu domba),
○berkata keji atau kotor,
○perdebatan,
○dan juga menganggap diri suci,
○terlalu tengelam dlm kebatilan,
○terkadang ucapan juga mengandung pertikaian dan percekcokan,
○banyak bicara tidak ada manfaatnya,
○mengubah kata atau berita atau nama dan sifat Allah,
○menambah ucapan satu dengan ucapan lainnya
○mengurangi berita,
○menyakiti makhluk,
○merobek kehormatan orang lain.
●Petaka yang sangat banyak, dan ini MUDAH terucap bagi lisan.
●Seseorang mengucap itu terkadang ada rasa kemanisan, rasa manis bagi hati padahal itu adalah sesuatu yang buruk atau cacat tapi diperindah menjadi rasa manis.
●Sebab tetaka lisan juga karena tabiat manusia2 tersebut atau faktor dari syaitan.
●Oleh karena itu betapa agung keutamaan diam, karena didalam diam dia mengumpulkan segala yang baik dipikirkan terlebih dahulu, senantiasa tenang dan fokus dalam berfikir, berkonsentrasi dalam berdzikir dan beribadah, selain itu semua, keutamaan diam adalah selamat dari mengikuti ucapan2 orang lain di dunia, karena membela ucapan org lain bisa saja itu munkar kemudian diikuti dan diikuti yang akhirnya malah akan menjerumuskannya ke dalam neraka Allah Subhanahu Wata'ala.
●Berarti dia selamat akan hisab di akhirat, berbeda dengan yang makin banyak bicara, makin berat hisabnya, karena semua yang terucap akan tercatat oleh malaikat raqib dan atid, semua dilaporkan kepada Allah.
♥Allah telah berfirman:
"tidak ada satu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada didekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir yaitu raqib dan atid. "
●Kapanpun, ditempat manapun kita harus berfikir apa yang diucapkan, khawatir justru ucapan ini menyakiti hamba2 Allah yang mereka tidak mempunyai kekeliruan apalagi kalau sampai melukai meciderai, Karena Rasulullah telah bersabda "sesungguhnya kedzaliman itu adalah kegelapan pada hari kiamat".
●dan orang yang bangkrut itu org yang datang kepada Allah dengan kebaikan namun banyak dosa kedzaliman, banyak yang menuntutnya, sehingga amal shalih itu banyak diambil oleh orang yang terdzalimi. Dosa dosa orang yang terdzaliminya akan ditimpakan pada orang tersebut dan orang yang bangkrut.
●Selain hak makhluk terdapat hak Allah, menantang dan lancang kepada Allah, kata2 syirik krn syirik dosanya lebih besar dari dosa2 yang lain.
0 comments:
Post a Comment